Recent Articles

Tampilkan postingan dengan label Internasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Internasional. Tampilkan semua postingan
0

Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) kembali akan memberangkatkan relawannya ke Palestina khususnya Gaza.Rombongan yang berjumlah 27 orang yang tergabung dalam misi“Save Care Education & Medicine for Palestine” berangkat pada 1 April dan kembali  10 April 2013 mendatang.

Demikian disampaikan Caca Cahyaningrat selaku Ketua Harian KNRP saat menggelar konferensi pers di Kota Bandung, belum lama ini.

Cahyaningrat menambahkan rombongan tersebut terdiri dari para Ketua KNRP Wilayah, donatur serta artis religius Opick Tombo Ati.

“Salah satu istimewanya rombongan kali ini kita mengajak Duta Pelajar Peduli Palestina terdiri dari dua pelajar Indonesia yang masih SMP.Mereka akan bertemu langsung dengan saudara-saudara mereka di Palestina dan setelah kembali mereka diharapkan bisa menceritakan pelangalamannya kepada rekan-rekanya sesama pelajar di Indonesia,sehingga dapat menumbuhkan kepedulian mereka kepada saudaranya di Palestina,” imbuhnya.

Sementara itu Direktur Program KNRP,Ali Amril menambahkan bahwa rombongan kali ini akan membawa bantuan dana sekira Rp. 5 milyar plus 2 buah ambulan yang saat ini sudah berada di Kairo Mesir.

“Sumbangan ini murni dari rakyat  Indonesia yang berasal dari berbagai lapisan masyarakat mulai dari pengusaha,pejabat,pelajar hingga supir angkot dan tukang parkir.Semua ikut menyumbang sebagai bentuk kepedulian mereka kepada saudaranya di Pelestina,”jelas Ali yang menjadi ketua rombongan.

Ali menambahkan sumbangan nantinya akan difokuskan pada program pendidikan dan obat-obatan.Sementara sumbangan berupa 2 mobil ambulan nantinya akan dibawa masuk ke Gaza melalui jalur darat.

Di tempat yang sama pelantun lagu nasyid Tombo Ati,Opick mengaku sangat bahagia bisa turut serta dalam rombongan kemanusian ke Gaza. Menurutnya hal ini akan semakin meningkatkan kepedulian dan cintanya pada bumi Palestina dan rakyatnya yang tengah berjuang melawan penjajahan.

“Sebelum masuk ke Gaza insya Allah kita akan mengadakan konser amal dulu di dua kota d Mesir yakni di Kairo dan Alexandria. Mudah-mudahan akan semakin banyak dana yang kita bawa untuk saudara kita di Palestina,” ujarnya.

Sebelumnya pada hari yang sama Opick juga mengadakan konser amal yang berlangsung di Gymnasium Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kota Bandung yang dihadiri ribuan penggemarnya dan berhasil mengumpulkan dana ratusan juta rupiah.Dana tersebut juga akan di bawa dan di serahkan langsung kepada rakyat Palestina. (hidayatullah.com)
0

Sumber di pertemuan mengatakan, sejumlah pertemuan antara Fatah dan Hamas di Kairo telah menghasilkan enam kesepakatan mendasar, terkait rekonsiliasi dalam setiap agendanya.

Koresponden infopalestina di Kairo mengatakan, kesepakatan yang terjadi antara delegasi Hamas yang dipimpin Kholid Misy’al serta gerakan Fatah yang dipimpin Mahmud Abbas telah menghasilkan enam point penting yaitu:

1. Menegaskan tentang keharusan menyukseskan setiap rekonsiliasi dalam setiap agendanya

2. Menyusun panitia pemilihan di Tepi Barat dan Jalur Gaza untuk menyempurnakan daftar pemilih dan ditugasi untuk mengurus agenda dewan nasional

3. Mulai melakukan pembicaraan untuk penyusunan pemerintahan yang dipimpin Mahmud Abbas

4. Setelah sukses melakukan agenda rekonsiliasi bersamaan dengan dicapaikan kesepakatan penentuan waktu pemilihan dewan nasional, dewan parlemen dan presiden.

5. Mengundang seluruh pemimpin elemen bangsa untuk melanjutkan tugas-tugasnya awal bulan depannya serta menetapkan undang-undang dewan nasional

6. Sepakat untuk mengadakan pertemuan lanjutan pada pecan depan untuk mengatur waktu pelaksanaanya di kalangan faksi-faksi Palestina.

Sumber: islampos.com
0

Pantas saja rakyat Gaza berpesta setelah gencatan senjata dengan Israel. Meski ada 162 warga Gaza yang tewas, namun beberapa roket Hamas berhasil menembus Kubah Besi antimisil milik Israel yang canggih dan mahal.

Selama delapan hari perang udara itu, Kubah Besi Israel menghabiskan biaya antara US$25 juta sampai US$30 juta atau lebih dari Rp240 miliar. Pemerintah Israel sendiri mengakui, teknologi buatan Amerika Serikat ini memang mahal namun Israel berpendapat sepadan dengan kinerjanya.

"Jika Kubah Besi diperdagangkan di bursa saham (Tel Aviv) atau Nasdaq, harganya akan berlipat ganda beberapa kali," kta Menteri Pertahanan Sipil Israel, Avi Dichter, saat diwawancara Radio Israel.

Dengan misil penyergap yang dipandu radar, lima Kubah Besi Israel berhasil merontokkan 421 dari 1.500 roket yang diluncurkan dari Jalur Gaza antara 14 November sampai gencatan terjadi pada Rabu 21 November lalu. Angka kesuksesan kinerjanya 90 persen karena tidak semua roket dari Gaza dilumpuhkan, hanya yang kira-kira menyasar kawasan berpopulasi.

Dan selama delapan hari itu, hanya 5 orang korban jiwa di pihak Israel, meski ada puluhan yang terluka, menurut polisi Israel. Tiga orang tewas di pantai Ashdod ketika Kubah Besi di sana sedang tak berfungsi dengan baik.

Meski terkesan besar biaya yang dikeluarkan, jika roket-roket Hamas itu berhasil mencapai sasaran di Tel Aviv, maka kerugian Israel bisa mencapai US$380 juta per hari atau 150% lebih besar dari biaya yang dikeluarkan untuk Kubah Besi beroperasi selama delapan hari. Jika begini yang terjadi, Israel bisa saja melakukan agresi darat ke Jalur Gaza untuk menghindari kerugian lebih jauh.

Mengingat vitalnya peran Kubah Besi ini, Amerika Serikat berencana untuk membantu lebih banyak. Presiden AS Barack Obama menjanjikan bantuan lebih lanjut. Israel menyatakan, butuh 13 baterai Kubah Besi untuk menjamin keamanan nasional. Harga satu unit sekitar US$50 juta atau Rp450 miliar.

Roket-roket Gaza ini merupakan karya Iran bernama Fajr-5s dengan jangkauan 75 kilometer dan hulu ledak 175 kilogram, meski Hamas menyatakan mereka menggunakan varian Gaza yang disebut "Qassam M-75". Iran sendiri membantah menyuplai roket ke Gaza.

Lalu bagaimana dengan kondisi Gaza? Selain korban 162 jiwa dan ratusan orang luka-luka, Gaza mengalami kerusakan fisik yang luar biasa. Seorang ekonom lokal, Omar Shaban, memperkirakan kerugian material mencapai US$250 juta atau lebih dari Rp2,4 triliun. Shaban berharap negeri yang bersimpati macam Qatar dan Turki mau membantu Gaza bangkit lagi.

Sumber: viva.co.id
0


REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG---Sebanyak 300 relawan dari unsur kepanduan Partai Keadilan Sejahtera Jawa Tengah menyatakan kesiapannya untuk diberangkatkan ke Jalur Gaza, Palestina, untuk melawan pasukan Israel.

Kesiapan tersebut dinyatakan ratusan relawan seusai menggelar apel siaga di sekitar bundaran bekas air mancur di Jalan Pahlawan Semarang, Rabu.

Ketua Bidang Kepanduan dan Olahraga DPW PKS Jateng Amir Darmanto mengatakan bahwa ratusan relawan yang menamakan Relawan Indonesia untuk Gaza ini siap diberangkatkan untuk membantu masyarakat dan pejuang Palestina.

"Para relawan yang telah memperoleh izin dari keluarga masing-masing ini telah ditempa secara fisik dan mental dalam berbagai medan serta memiliki keterampilan bela diri," katanya.

Menurut dia, ratusan relawan yang siap membantu langsung rakyat Palestina itu mempunyai berbagai keahlian yang mungkin diperlukan selama di Jalur Gaza.

"Keahlian tersebut di antaranya adalah tenaga medis, ahli bangunan, ahli mesin, juru dakwah, juru masak, dan sopir," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Amir mendesak pemerintah Indonesia berperan aktif membantu masyarakat Palestina yang dijajah oleh Israel.

"Peran aktif tersebut jangan hanya retoris belaka, namun dengan terjun langsung membantu rakyat Palestina di medan perang seperti yang telah dilakukan pemerintah Mesir dan Turki," ujarnya.

Amir juga meminta pemerintah agar memfasilitasi para relawan yang bersedia membantu rakyat palestina secara langsung.

Meskipun belum mengetahui kepastian berangkat ke Jalur Gaza, Amir telah meminta ratusan relawan selalu siap siaga untuk dikirim ke medan perang.

Usai menggelar apel siaga, beberapa relawan terlihat menginjak-injak bendera Israel dan kemudian membakarnya.

Sumber: republika.co.id
0
Prof. Dr. Muhamamd Mursi (Presiden Mesir)

Pidato Perdana Presiden Morsi

Saya tidak mungkin berdiri dihadapan anda sekalian kecuali berkat rahmat Allah SWT

Terima kasih dan penghormatan kepada syuhada dan luka-luka teriring doa atas jasa mereka yang telah membukakan pintu

Terima kasih kepada masyarakat Mesir dan militer yang saya cinta. Tidak ada yang mengetahui dalamnya cinta kecuali Allah SWT

Terima kasih kepada hakim Mesir yang tengah mengawasi dan melancarkan pemilu

Dalam pidato Morsi menyebut provinsi-provinsi yang tidak mendapat perhatian dari Mubarak selama 30 tahun

Para buruh, sopir bus, masinis, pengemudi bajaj, para pelajar, semuanya adalah keluarga saya. Saya tidak akan membeda-bedakan

Mari kita melanjutkan perjalanan, agar semua tuntutan revoluasi tercapai

Dahulu kita selalu bertanya-tanya: kapan rakyat akan menjadi sumber kekuasaan sebagaimana di negara lain? Sekarang, Anda sekalian adalah penguasa

Rakyat dan penguasa sama di depan hukum

Saya tidak memiliki hak. Semua yang saya punya hanyalah kewajiban

Apabila saya tidak melaksanakan semua janji-janji saya, maka janganlah patuhi saya

Wa’tashimu bihablillahi jami’an wa laa tafarraqu. Shadaqallahul Adzim

Mari bersama-sama kita pikul proyek kebangkitan. Demi masa depan Mesir

Kita semua bangsa Mesir, Muslim maupun Kristen, kita semua pelaku peradaban

Saya akan menjaga semua perjanjian dengan semua negara. Saling menghargai. Saya tidak izinkan intervensi asing

Ketahuilah semuanya, bahwa semua keputusan Mesir tergantung pada keinginan rakyatnya

Saya paham bahwa kita semua dalam kondisi yang sulit. Tapi dengan taufik Allah kita akan melewati semua ini.

Saya tidak akan menghianati kalian semua. Wattaqu yauman turjauuna fihi ilallahi

Semua orang melihat itu jauh. Tapi kita memandang semua itu dekat.

[Sumber: Abu Ghozzah/al-ikhwan.net]
0
Barack Obama (Presiden Amerika Serikat)
Amerika, Presiden Amerika Serikat, Barak Obama menyampaikan ucapan selamat kepada presiden terpilih Mesir periode 2012-2017, Dr. Muhammad Mursi.

Dia juga menyampaikan ucapan selamat kepada rakyat Mesir atas peristiwa penting ini dan berhasil melewati masa transisi menuju demokratisasi.

Dalam pernyataan resmi, Presiden Amerika mengatakan: “Kita akan bekerja sama dengan presiden terpilih, Muhammad Mursi dan pemerintahan yang akan dibentuknya atas dasar saling menghormati dan kemajuan dalam berbagai bidang antara Mesir dan Amerika Serikat.

Ia menambahkan: “Kami yakin bahwa pada masa sekarang ini prioritas utama Presiden terpilih, Mursi adalah menghimpun persatuan nasional dengan seluruh komponen anak bangsa dalam membentuk pemerintahan baru. Ia menambahkan bahwa presiden terpilih Mesir sekarang ini memiliki legalitas kuat langsung dari rakyat sepanjang sejarah Mesir.”

Ketua Majelis Tinggi Militer Mesir, Jenderal Thanthawi mengucapkan selamat kepada presiden terpilih, Dr. Mursi. Demikian juga kepala badan Intelejen Mesir, Jenderal Murad Muwafi atas nama pribadi dan instansi mengucapkan selamat. [io][Sumber: Abu Ghozzah/al-ikhwan.net]
0
Bunda Najla’ Mahmud, Istri Presiden Mesir, Dr. Muhammad Mursi 
Kairo - Bunda Najla’ Mahmud, Istri Presiden Mesir, Dr. Muhammad Mursi menolak dengan tegas sebutan “Ibu Negara”.

Beliau menyatakan tidak ada istilah “Ibu Negara”, yang ada justeru Pelayan Terdepan Mesir, karena kita semua adalah warga negara yang sama; kita mempunyai hak-hak sebagaimana juga kita memiliki kewajiban-kewajiban.

Dalam pernyataan yang disampaikan hari Senin, 25 Juni 2012, beliau mengungkapkan bahwa sebutan dirinya adalah “Ummu Ahmad” atau Al-Ukh Najla’ atau Hajjah”. Karena dalam Islam tidak membedakan antara satu orang dengan lainnya. Kita semua adalah satu, untuk kemajuan negeri tercinta.

Kunjungan perdana istri presiden Mesir pasca pengumuman KPU atas kemenangan Dr. Mursi adalah ke kediaman bunda Mahmud Sulaiman, seorang yang gugur sebagai syahid dalam peristiwa revolusi 25 Januari. [io] [Sumber: Abu Ghozzah/al-ikhwan.net]
0

Kairo, Abdullah Muhammad, Putra Presiden Mesir terpilih, Dr. Muhammad Mursi menegaskan bahwa dirinya akan mentaati presiden terpilih jika presiden mentaati Allah dalam mengurus rakyatnya.

Lewat jejaring sosial, Abdullah menyampaikan pesannya: “Kami akan taat kepada Anda, jika Anda taat kepada Allah dalam mengemban tanggung jawab kami. Kami akan menentang Anda, jika Anda menentang Allah dalam urusan kami.”

Lebih lanjut ia menyatakan: “Kami akan kembali menggalang revolusi jika Anda menyalahi tuntutan revolusi. Kami akan kembali turun ke jalan, jika Anda tidak memperjuangkan hak-hak para syuhada dan orang-orang yang terluka.” [io]
[Sumber: Abu Ghozzah/al-ikhwan.net]
0
Prof. Dr. Muhammad Mursi bertemu Jenderal Muhammad Husain Thanthawi
Kairo, Kepala Panglima Tinggi Militer, Jenderal Muhammad Husain Thanthawi, menegaskan bahwa dirinya dan institusi militer berdiri di belakang Presiden pilihan rakyat.

Militer dengan segenap kekuatannya bekerja sama dengan Presiden terpilih dalam rangka menciptakan stabilitas negara dan menghormati pemerintahan konstitusi.

Komitmen tersebut disampaikan Thanthawi saat bertemu dengan Presiden Baru Mesir, Dr. Muhamamd Mursi, Senin, 25 Juni 2012 di Kementerian Pertahanan Mesir.

Segenap anggota Majelis Militer mengucapkan selamat kepada Dr. Mursi atas terpilihnya sebagai Presiden Mesir pasca revolusi. Demikian juga Presiden terbaru mengapresiasi upaya yang sudah dilaksanakan oleh militer Mesir.

Sebelumnya, Perdana Menteri transisi, Kamal Al-Janzuri mengajukan pengunduran dirinya dari jabatan sementara tersebut ke Majelis Tinggi Militer Mesir.
[Abu Ghozzah/al-ikhwan.net]
0
Prof. Dr. Muhammad Mursi (Presiden Mesir Terpilih)


20 Agustus 1951: Dr. Muhammad Mursi dilahirkan di desa Adwah provinsi Sharqia

1970-1975: pindah ke Kairo untuk melanjutkan kuliah sarjana di fakultas tehnik dan lulus dengan nilai cum laude. Kemudian menjadi dosen di kampus tersebut.

1975: ikut wajib militer selama dua tahun sebagai prajurit di persenjataan perang kimia, divisi dua infantri.

30 November 1978: menikah dan dikarunia 4 anak dan 3 cucu. Kedua anaknya mendapatkan kewarganegaraan Amerika.

1978: pergi ke Amerika Serikat untuk bekerja dan melanjutkan kuliah. Mendapatkan gelar Master di bidang enegi matahari.

1979: menjadi anggota Al-Ikhwan Al-Muslimun (Ikhwan)

1982: mendapat gelar doktor di bidang mesin penggerak udara dari Universitas California Selatan.

1982-1985: bekerja sebagai dosen pembantu di Universitas California.

1985: bekerja sebagai dosen dan dekan fakultas teknik (rekayasa material) Universitas Zagaziq Provinsi Sharqia hingga tahun 2010.

1992: anggota bidang politik Ikhwan.

2000: caleg dalam pileg dan berhasil menjadi aleg. Menjadi juru bicara fraksi Ikhwan di parlemen Mesir hingga tahun 2005.

2004: ikut dalam pendirian Fron Nasional untuk Perubahan bersama Dr. Aziz Sidqi.

2005: ikut menjadi caleg dan berhasil sebagai aleg dengan perolehan suara paling tinggi dibandingkan dengan calon-calon lainnya. Tapi kemudian dilakukan pemilu putaran kedua, calon lainnya diumumkan sebagai pemenangnya.

18 Mei 2006: Mursi ditangkap di depan pengadilan utara Kairo saat beliau ikut dalam aksi demo menentang pemindahan dua hakim ke komisi arbitrase. Kedua hakim itu adalah Mahmud Makki dan Hisyam Bastuwaesi. Kedua hakim ini terkenal akan sikapnya yang menentang kecurangan pemilu legislatif tahun 2005.

10 Desember 2006: Muhammad Mursi dibebaskan

2010: ikut bersama Dr. Muhammad el-Baradai mendirikan Organisasi Nasional untuk Perubahan.

28 Januari 2011: Aparat keamanan Mesir menahan Mursi bersama 34 pimpinan Ikhwan lainnya karena ikut dalam aksi demo “Jumat Marah”.

30 Januari 2011: penduduk Mesir membebaskan Mursi setelah aparat keamanan kabur meninggalkan penjara selama terjadinya revolusi Mesir (25 Januari 2011).

11 Pebruari 2011: Husni Mubarak mundur dari tahta presiden dan kekuasaan negara diambil alih oleh dewan militer.

30 April 2011: majelis syuro Ikhwan memilih Mursi sebagai ketua Partai Kebebasan dan Keadilan (FJP), sayap politik Ikhwan. Disamping memilih Mursi, majelis syuro Ikhwan juga memilih Esam Oryan menjadi wakil ketua FJP dan Muhammad al-Katatni sebagai sekretaris jendral FJP.

Juni 2011: Mursi ikut dalam pendirian Aliansi Demokrasi untuk Mesir, yang beranggotakan 40 partai politik untuk terjun dalam pemilu legislatif.

7 April 2012: FJP mengumumkan Mursi sebagai calon cadangan dalam pemilu presiden untuk calon Ikhwan dan FJP yang sudah siap, Khaerat Syater. Syater kemudian didiskualifikasi oleh KPU Mesir karena alasan hukum.

17 April 2012: pengumuman Ikhwan menjelaskan bahwa Mursi akan bertarung dalam pilpres menggantikan Syater membawa program “kebangkitan”.

23-24 Mei 2012: putaran pertama pilpres dimulai.

28 Mei 2012: ketua KPU Mesir, Faruq Sultan mengumumkan perolehan suara Muhamad Mursi sebanyak 5.764.952 suara dan Ahmad Syafiq memperoleh 5.505.327 suara. Dengan begitu harus dilakukan putaran kedua.

16-17 Juni 2012: putaran kedua pilpres dimulai dengan pertarungan sengit antara Mursi dan Syafiq.

18 Juni 2012: tim kampanye Mursi mengumumkan kemenangan calonnya setelah perhitungan di masing-masing tempat pemungutan suara direkap. Kemudian Mursi berpidato dalam konfrensi pers yang isinya Mursi berjanji menjaga tujuan revolusi.

24 Juni 2012: ketua KPU Mesir, Faruq Sultan mengumumkan kemenangan Mursi sebagai presiden Mesir yang baru.
[Sumber: Abu Ghozzah/al-ikhwan.net].